Setelah setahun diproses, akhirnya kasus dugaan mark-up pembelian tanah oleh beberapa pejabat dilingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi berakhir dengan vonis bebas oleh Pengadilan Negeri Bukittingggi pada Hari Rabu 24 Juni lalu. Segala tuduhan yang ditimpakan pada para pajabat tersebut tidak terbukti selama proses pemeriksaan dan dipersidangan selanjutnya dinyatakan bersih dan bebas dari segala tuntutan. Hal ini tentu saja sangat melegakan semua pihak terutama keluarga, kerabat dan juga sahabat. Setahun sudah menanggung derita berpisah dengan orang-orang tercinta menghadapi berbagai cobaan.
Keputusan sidang pada hari itu melangitkan syukur, mengharu biru menghapus sejenak rasa pilu mengenang masa-masa penuh ujian iman yang telah berlalu. Pada hari itu dikumandangkan puja dan puji pada Illahi yang telah memperlihatkan kebesaran-Nya. Apa yang telah dialami kiranya dapat dijadikan pelajaran hidup bagi kita semua. Karena tak satu peristiwapun yang ditimpakan Yang Maha Kuasa kecuali ada hikmah dibalik semuanya dan itulah pelajaran bagi orang-orang yang berfikir.
Diatas semua kebahagiaan itu ada hal penting yang masih perlu dilakukan, yaitu pemulihan nama baik para tersangka, menstabilkan kondisi mental keluarga terutama sekali anak-anak. Kerugian materi mungkin bisa terganti namun beban mental yang dialami tak mungkin bisa pergi dalam sehari, butuh waktu dan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu pada saat wirid pengajian anggota korpri kemarin diamanahkan kepada semua agar dapat memulihkan lagi nama baik para pejabat Pemerintah Kota Bukittinggi yang kebetulan sedang diuji imannya oleh Allah SWT menjalani cobaan hidup yang cukup berat ini. Para terpilih ini adalah orang-orang yang dianggap kuat oleh Allah untuk melaksanakan ujian karena belum tentu setiap orang mampu menanggung beban seberat mereka. Semoga saja setelah segala yang dialami selama ini dapat meningkatkan kualitas pribadi-pribadi yang telah diuji.
Sebagai renungan buat kita semua janganlah terlalu bersedih atas musibah yang ditimpakan Allah dan jangan juga terlalu gembira atas segala kenikmatan yang diterima karena segalanya adalah milik Allah dan akan kembali kepada Allah. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Semoga saja kabar baik ini dapat menutupi semua berita buruk yang telah tersebar. Karena menyampaikan kebaikan lebih mulia dibandingkan menyebarkan keburukan, berlomba-lombalah menuju kebaikan. Semoga Allah melindungi kita semua.
Special thanks to Pak Mel,
Seorang sahabat memang memukul dengan keras. Saking kerasnya nangis sampe pagi Tapi kini udah bisa senyum lagi He…he.., peace…

segala sesuatunya hanya milik Nya nice post salam kenal…
-salam- ^_^