Nalarku memastikan itu salah
Jiwaku berontak dan selalu menginginkan
Ragaku menolak saat nalar mengemuka
dan menerima disaat kehausan jiwaku takterhankan
Apa yang harus kulakukan…
Membenarkan nalar dan biarkan jiwaku hampa
Atau kuagungkan jiwa dan korbankan nalar
Kubiarkan semuanya membawaku entah kemana
Sampai akhirnya…Bahagia atau Derita yang akan kuterima

wowww indah sekali puisinya
Terima kasih.